Selasa, 09 Oktober 2012


  • Ya Allahu ya Robbana...
    Titip temanku yang paling ku sayang ini yaa...

    Cubit aja pipinya kalo dia nakal,
    Tuntunlah dia ke jalan yang benar, yaitu jalannya orang - orang yang Kau
    ridloi...

    Tapi jangan biarkan air mata jatuh dipipinya,
    Karena sebagian dari semangatku ada di dirinya...

    Dia mungkin hanya berupa lilin kecil dalam gelapku,
    Namun harus ku akui...,dia telah memberi penerang dalam langkahku...
    Dia memberi warna dalam ornamen jalan hidupku...
    Kasihi dia...
    Sayangi dia...
    melebihi rasa kasih dan sayangku padanya...Aamiin

Jumat, 20 Juli 2012


█  Sabtu, 21 Juli 2012 (1 Ramadhan 1433 H)
█  03:58:14   █
Tahun 1433 H / 2012 M
Kota Bandung, Jabar (Lat:6°55'LS Lon:107°36'BT GMT+7)
Pilih Kota  
  ▒▒▒▒Azimuth Arah Kiblat kota Bandung, Jabar = 295,17 ° ▒▒▒▒  
TglImsakSubuhTerbitDhuhaZuhurAsharMagribIsya'
2004:3304:4306:0106:2411:5815:2017:5119:05
2104:3304:4306:0106:2411:5815:2017:5119:05
2204:3304:4306:0106:2411:5815:2017:5219:05
2304:3304:4306:0106:2411:5815:2017:5219:05
2404:3304:4306:0106:2411:5815:2017:5219:05
2504:3304:4306:0006:2311:5815:2017:5219:05
2604:3304:4306:0006:2311:5815:2017:5219:05
2704:3304:4306:0006:2311:5815:2017:5219:05
2804:3304:4306:0006:2311:5815:2017:5219:05
2904:3304:4306:0006:2311:5815:2017:5219:05
3004:3304:4306:0006:2311:5815:2017:5219:05
3104:3304:4306:0006:2311:5815:2017:5219:05
104:3304:4306:0006:2211:5815:2017:5319:05
204:3204:4206:0006:2211:5815:2017:5319:05
304:3204:4205:5906:2211:5815:2017:5319:05
404:3204:4205:5906:2211:5815:1917:5319:05
504:3204:4205:5806:2111:5815:1917:5319:05
604:3204:4205:5806:2111:5715:1917:5319:05
704:3204:4205:5806:2111:5715:1917:5319:04
804:3204:4205:5806:2111:5715:1917:5319:04
904:3104:4105:5706:2011:5715:1917:5319:04
1004:3104:4105:5706:2011:5715:1817:5319:04
1104:3104:4105:5706:2011:5715:1817:5319:04
1204:3104:4105:5606:1911:5715:1817:5319:04
1304:3104:4105:5606:1911:5615:1817:5319:04
1404:3004:4005:5606:1911:5615:1717:5319:04
1504:3004:4005:5506:1811:5615:1717:5319:04
1604:3004:4005:5506:1811:5615:1717:5319:03
1704:3004:4005:5506:1811:5615:1617:5219:03
1804:2904:3905:5406:1711:5515:1617:5219:03
  ▒▒▒▒Azimuth Arah Kiblat kota Bandung, Jabar = 295,17 ° ▒▒▒▒  

KETERANGAN
1. Awal Ramadhan dan Syawwal 1433 H mengikuti Keputusan Pemerintah RI.
2. Jadwal berlaku untuk wilayah kota ybs. dengan radius maksimal +/- 25 km.
3. Jadwal sudah ditambah waktu ihtiyati (pengaman) sebesar +/- 2 menit.
4. Jadwal berdasarkan Kriteria Jadwal Shalat Kementerian Agama RI.
5. Awal Ramadhan kali ini kemungkinan ada perbedaan [selengkapnya].

▓ Kriteria Jadwal Shalat Kementerian Agama RI ▓


Demi keamanan pengguna kunjungi situs aslinya di link berikut :

Minggu, 01 Juli 2012

" HIDUP PENUH SYUKUR "

Oleh : Dede Farhan Aulawi

sahabat...
terkadang ada lelah dalam langkah kita
terkadang ada hati terluka membias tak menentu.....

masih banyak masalah yang hrs kita selesaikan...
masalah di rumah, di tempat kerja, dan berbagai masalah lainnya
masalah - masalah yang ada belum selesai...
ehhh...,masalah baru udah muncul lagi
dan terus begitu...
ntah sampai kapan...

sahabat...
itulah musik kehidupan yang sesungguhnya
ingatlah harmoni alunan musik yang indah
ia akan terasa indah...dan semakin indah
saat berbagai alat musik dialunkan secara harmonis
artinya...
segala masalah kita...
harus kita harmonisasi dengan kecerdasan dalam menyelesaikannya
maka semua itu...akan tampak indah dan semakin indah
hingga hidup kita akn selalu dipenuhi oleh rasa syukur
bukan keluh kesah...tanpa syukur

sahabat...
mari kita akhiri semua luka hati kita
...dengan menorehkan goresan curhat hanya dan hanya pada-Nya
niscaya kegelapan hidup kita...
mendung yang selalu bergelayut di atas kepala kita
...akan sirna tergusur angin kasih sayang-Nya
...menyibak kabut kelabu menjadi temaram cahaya yang indah
...dalam siluet senja yang penuh syukur

Rabu, 27 Juni 2012

" BAGAI GELOMBANG "

Oleh : Dede Farhan Aulawi

sahabat...
kehidupan itu bagai riak gelombang
...yang tak pernah lelah terus bergerak,
riuhnya deburan ombak...
...menghempas setiap saat...
mau tidak mau...
siap tidak siap...
fenomena pantai terus berjalan

tak peduli kita sedang berduka penuh lelehan air mata,
atau sedang tertawa penuh canda ria...
ia tetap bergemuruh...
memecah suasana...
terus menghantam...
setiap karang perintang

mesti karang tetap kokoh membongkah,
mesti gelombang selalu tetap hancur di ujung karang
tapi gelombang tidak pernah berputus asa dan menyerah kalah
ia selalu...dan terus berusaha...
bekerja keras sesuai dengan fitrah yang digariskan-Nya

itulah gambaran kehidupan kita,
halangan dan rintangan sudah pasti kan datang setiap saat
kita harus tetap teguh, optimis dan terus bekerja
itulah kenyataan tentang kita
...dalam menyeberangi samudera kehidupan
...yang tentu suatu saat nanti
kita akan dimintai pertangungjawaban di Mahkamah Rabbi

Jumat, 22 Juni 2012

" SENYUM BAHAGIA "


Oleh : Dede Farhan Aulawi

ku pernah ulurkan tangan...
untuk menuntunmu...
berjalan di pematang sawah
sambil cerita masa kecil kita

masih ingatkan...
akan perkampungan dan desa kita
yang jauh dari hingar bingar metropolitan

disana....hanya ada suara burung
dan musik jangkrik yang menemani kita
di sana tidak ada AC
melainkan hembusan angin pegunungan dan gemercik air sungai

aku ingin mengajakmu dan selalu mengajakmu
tapi kau gak pernah mau...
dan kau tak pernah punya waktu

akhirnya...
biarlah cerita ini kusimpan sendiri,
mungkin suatu hari akan ku ceritakan
jika kau sudah siap dan miliki waktu
untuk dengarkan aku...
di sana...
di gubuk reyot tengah sawah

sebab hanya itu...
istana megah yang ku miliki
tuk berbagi senyum bahagia
denganmu...dan untukmu

Sabtu, 16 Juni 2012

" Realita Kita "

Oleh : Dede Farhan Aulawi

dalam salam pengabdianku,
aku bersimpuh di pangkuanmu
mengingat jalan panjang yang telah kita lewati
ternyata hanyalah angan dalam peluk impian

salam perpisahan,
bukanlah jeda antara pengantar air mata...
melainkan rangkaian tak terpisah
...dari episode cerita yang telah kita ukir bersama

mawar segar yang pernah terselip di telinga,
jemari yang pernah menghapus air mata...
bahkan kesetiaan yang kita pelihara selama ini
ternyata harus berbalas kerikil kepedihan dalam langkah kita

itulah terkadang realita yang kita terima,
tapi apapun namanya...
jangan sampai membuat kita lemah apalagi berputus asa
...karena hanya akan membuat kita semakin terpuruk di lembah duka

jangan biarkan ada orang yang tertawa di tengah kecewa yang kita punya,
justru saatnya dunia tahu,
...bahwa kita bukanlah mahluk lemah di belantara kehidupan nyata
tapi kita...
...bisa turut berselancar di tengah arus samudera

" salahkah aku "

Oleh : Dede Farhan Aulawi

salahkah aku,
...jika tak sengaja tumbuh rasa sayang padamu
salahkah aku,
...jika ku harus berkata jujur akan perasaan yang ku pendam
salahkah aku,
...jika pada akhirnya ada rasa dan rindu padamu
salahkah aku,
...jika akhirnya aku selalu mendamba hadirmu di sisiku

haruskah ku bunuh perasaan yang terlanjur hidup di jiwaku,
haruskah ku kubur bunga mawar yang terlanjur mekar di taman hatiku,
haruskah ku lupakan semua kenangan yang pernah kita ukir bersama,
haruskah ku anggap sambil lalu tentang apa yang ada di hati...

bisakah semua hanya dianggap biasa,
terlena dan tertidur di tikar kepura - puraan...
bersiul tanpa alas dan tujuan...
membiarkan bunga - bunga yang terlanjur mekar sampai layu dan kuyu

tidak ada ikhtiar untuk mengerti akan perasaan sendiri,
hilang sirna tertiup angin khayal dan pura - pura...
...dan akhirnya,
kita selalu ragu dalam kebersamaan dan kebahagiaan